Kripto Made in Indonesia Bakal Ada Lagi, Bisa Buat Biayai Koperasi

Ilustrasi

Wanovy | Teknologi | 13-10-2021

Kripto buatan Indonesia bakal meramaikan pasar koin digital. Pasalnya, anak-anak muda milenial mencoba mengembangkan sebuah koin dengan project digitalisasi & UMKM melalui Koperasi hingga pengembangan super apps.

Saat ini mata uang kripto semakin menjadi primadona. Tak pelak koin andalan dari kripto yaitu Bitcoin saat tembus diharga Rp 765 juta per koinnya (8 Oktober 2021 / 12.35 WIB).

Tidak hanya itu, aktifitas bursa kripto di DeFi (Decentralize Finance) maupun exchange semakin ramai dan menunjukkan peningkatan.

CEO Indonesia Digital Milenial Cooperatives (IDM Co-op) M Chairul Basyar mengatakan pihaknya akan meluncurkan token kripto pada 28 Oktober 2021.

Terkait hal tersebut, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menilai, kehadiran token kripto ini merupakan kreasi kaum milenial.

"Soal anak-anak muda atau komunitas yang buat token, kita mengapresiasi. Itu artinya kan inisiatif dan sebetulnya kreasi dari para milenial," katanya seperti dihimpun dari detik, Selasa (2/10/2021).

Jerry menekankan, kripto kreasi dalam negeri ini pun harus mengikuti regulasi yang ditetapkan. "Yang penting, semua token atau koin yang ada harus mengikuti aturan dan regulasi yang berlaku," tegas Jerry.

Dikatakan Jerry, aset kripto mengalami perkembangan yang pesat di Indonesia. Dia mencatat, pengguna atau pemain kripto hingga Juli 2021 mencapai 7 juta orang yang mayoritas kaum milenilal. Kemudian, nilai rata-rata transaksi hariannya mencapai Rp 0,3 triliun dan total per Juli 2021 mencapai Rp 500 triliun.

Sementara itu, Basyar juga mengatakan bahwa lewat aplikasi super tersebut, diharapkan bisa menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia yang di dalam satu genggaman semua bisa terhubung melalui messenger, bertegur sapa melalui media sosial, produktif dengan marketplace, dan serba mudah dengan fintech-nya.

“Jadi dalam satu aplikasi semua ada, dan ini koperasi kami ingin persembahkan untuk Indonesia," ungkap Basyar.

Menurutnya token kripto ini dapat dijadikan komoditas bukan sebagai alat pembayaran, dan berharap ke depannya koperasi IDM mampu membantu sesama koperasi yang ada di Indonesia dari pusat hingga ke desa-desa.

"Semua proyek kami persembahkan untuk negara ini. Juga sebagai reaksi bahagia ketika mendengar Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang dikomandani Bapak Luhut Binsar Panjaitan (Menko Marves) akan terus mengkampanyekan gerakan tersebut secara masif. Karena bagi kami, ini adalah jalur perjuangan di era milenial dan generasi Z saat ini, yang serba cepat dan terbuka," ungkap Basyar lebih jauh.

Tag : teknologi, kripto, idm, superapps

Berita Terkait