Kader PDIP Simpatisan Ganjar Pranowo Bikin barisan berlogo Celeng

Relawan Teman Ganjar deklarasi usung Ganjar di Pilpres 2024. (Insert: Logo Barisan Celeng Berjuang).

Maraden | Politik | 12-10-2021

PARBOABOA, Semarang – Barisan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIDP)  simpatisan Ganjar Pranowo membuat logo Barisan Celeng Berjuang yang dikatakan sebagai simbol perlawanan.

Para simpatisan yang merupakan bagian dari Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purworejo itu membuat Barisan Celeng Berjuang untuk mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024.

Logo tersebut digambarkan dengan bentuk kepala celeng (babi hutan) berwarna merah, mata putih, dan masing-masing dua taring panjang dan taring pendek yang juga berwarna putih.

Pembuat logo itu adalah seorang penggerak SGI Kabupaten Purworejo sekaligus kader PDIP, Eko Lephex. Dia mengaku hanya membuat bagian tulisan dari logo tersebut, sementara untuk gambarnya diambil dari Internet.

"Kalau tulisan Barisan Celeng Berjuang saya yang buat. Kalo gambar dari google," kata Eko, Selasa (12/10/2021).

Ketika diminta menguraikan makna dari logo itu, Eko menjelaskan logo bergambar kepala celeng berwarna merah dengan taring berwarna putih bermakna sebagai simbol perlawanan.

Dipaparkan Eko, ‘taring panjang’ agar kita tetap semangat berjuang dan tidak takut rintangan apapun. Warna merah bermakna kader PDIP arus bawah yang berani memperjuangkan pilihannya. Sedangkan warna putih adalah simbol hati nurani.

Untuk tulisan kalimat ‘Barisan Celeng Berjuang’. Eko menyebut maksud kalimat itu adalah para kader PDIP yang selalu berjuang untuk kebenaran dan mengusung Ganjar sebagai capres 2024.

“Barisan celeng yaitu kita-kita kader PDIP yang ingin selalu berjuang keras untuk kebenaran demi besarnya partai mengusung Ganjar Pranowo Presiden 2024,” ujarnya.

Sebelumnya istilah celeng marak terdengar, usai Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul menyebut pengurus dan oknum PDIP yang mendukung Ganjar Pranowo dengan istilah ‘Celeng’.

Bambang Pacul menyebut kader PDIP telah keluar dari barisan, jika mendeklarasikan capres mendahului arahan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum.

“Kalau ada pengurus yang bicara di luar perintah partai artinya apa? Itukan artinya keluar dari barisan. Kalau keluar dari barisan ya siap untuk tidak di barisan,” ujarnya pada Sabtu (9/10).

Tag : politik, pilpres 2024, pdip, ganjar pranowo, megawaty soekarnoputri, jawa tengah

Berita Terkait